Suara.com - PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) mengklaim tiga bupati di daerah itu mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 9 Juli 2014.
Klaim tersebut disampaikan calon anggota DPRD Kabupaten Kolaka Utara terpilih, Muzakir Salerang di Kendari, Kamis (19/6/2014).
Tiga bupati di Sultra yang mendukung pasangan Jokowi-JK adalah Bupati Wakatobi, Kolaka dan Kolaka Utara.
Salah satu dati tiga bupati tersebut kata dia, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sultra yakni Hugua.
Sedangkan dua bupati lainnya, Bupati Kolaka Ahmad Sjafei dan Bupati Kolaka Utara Rusda mendapat dukungan dari DPD PDI Perjuangan Sultra saat berkompetisi merebut kursi bupati.
"Kami sangat optimistis dengan dukungan tiga bupati itu, pasangan Jokowi-JK bisa mendapatkan suara lebih banyak di Sultra," katanya.
Dia mengakui untuk mendapatkan suara lebih banyak bagi pasangan Jokowi-JK bukan perkara gampang, karena 11 kepala daerah termasuk Gubernur Sultra mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Raja.
Namun dengan figur Jokowi yang merakyat dan ketokohon JK di kawasan Timur Indonesia, merebut suara lebih banyak tidaklah terlalu sulit.
"Dengan kerja-kerja politik menyentuh emosional masyarakat, kami sangat yakin sebagian besar masyarakat Sultra akan memberikan suaranya kepada Jokowi-JK saat pemungutan suara pilpres nanti," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah