Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat, bertolak dari bandara internasional Nadi, Fiji, kembali ke tanah air setelah menyelesaikan kunjungan kerja empat harinya di negara pasifik itu.
Presiden beserta rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Jumat (20/6/2014) siang sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam kunjungan kerjanya Presiden Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Fiji Ratu Epeli Nailatikau dan Perdana Menteri Fiji Josaia Voreqe Bainimarama guna membicarakan peningkatan hubungan antara kedua negara dan menyaksikan penandatanganan sejumlah kesepakatan kerja sama.
Selain itu Presiden juga menghadiri Forum Pembangunan negara-negara Kepulauan Pasifik (PDIF) yang kedua pada Kamis (19/6/2014).
Pertemuan 16 negara anggota PIDF tersebut berlangsung sejak 18 Juni hingga 20 Juni 2014 untuk membicarakan pembangunan bersama di kawasan Kepulauan Pasifik.
Presiden Yudhoyono menyampaikan pidato kunci dalam pertemuan yang dihadiri lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan itu baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat dan juga pihak-pihak pemangku kepentingan.
Seusai menyampaikan pidato kunci, Presiden Yudhoyono dalam keterangan persnya kepada wartawan Indonesia, menyatakan harapannya agar kemitraan strategis dengan sejumlah negara yang telah dijalin oleh pemerintah Indonesia dan kebijakan politik luar negeri ke segala arah bisa dilanjutkan oleh pemerintahan selanjutnya.
Kepala Negara mengatakan pada saatnya nanti setelah ada Presiden RI terpilih pascapemungutan suara pilpres 2014-2019 maka dalam pertemuan dengan Presiden terpilih akan menyampaikan sejumlah hal termasuk diantaranya bagaimana kelanjutan kerja sama dengan negara lain yang telah dijalin selama ini, juga termasuk di dalamnya keberlanjutan kebijakan luar negeri Indonesia.
"Nanti ketika ditetapkan ada Presiden terpilih saya akan lakukan pertemuan dengan pengganti, saya sampaikan harapan bahwa banyak negara yang menginginkan kerja sama kemitraan yang ada dilanjutkan dan bisa berlanjut pada pemerintahan mendatang," tegas Presiden.
Dalam lawatannya kali ini Presiden Yudhoyono didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Menteri Perikanan dan Kelautan Syarif Tjitjip Sutardjo, Menpora Roy Suryo, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam dan Kepala BIN Marcino Noorman. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Pidato Presiden: Soroti Keberhasilan Pangan dan Sikap Elite Politik di Medsos
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter