Suara.com - Pebulutangkis putri asal Thailand, Intanon Ratchanok lolos ke final Indonesia Open 2014, setelah di semifinal secara mengejutkan menang rubber set (19-21, 21-16, 21-13) atas unggulan kedua asal Cina, Wang Shixian. Ini pertama kalinya, Intanon lolos ke final turnamen Indonesia Open.
Intanon, yang diunggulkan di tempat ke-empat harus jatuh bangun, sebelum akhirnya mengalahkan Wang. "Tidak mudah melawan dia. Saya harus kerja keras untuk menang," ujar Intanon usai pertandingan di Istora Senayan, Jakarta.
Turnamen Indonesia Open 2014 ini merupakan 'pertemuan' kedelapan Intanon melawan Wang. Wang tercatat enam kali menang. Sedangkan Intanon baru dua kali menang atas Wang, yakni pada turnamen Li Ning China Open 2011 dan Indonesia Open 2014 ini.
Saat ditanya kunci kemenangannya kali ini, Intanon mengatakan ia hanya berupaya bermain hati-hati dan berusaha tidak melakukan kesalahan yang merugikan dirinya. "Saya berusaha bermain dengan minim kesalahan," katanya.
Sementara Wang mengakui dalam pertandingan ini Intanon memang main sangat bagus. "Dari semua sisi baik dari segi pertahanannya, serangan, bagus semua," katanya.
Wang mengauki, Intanon mampu menguras tenaganya yang akhirnya berpengaruh kepada kualitas performanya. Faktor dukungan penonton, juga disebut Wang. "Penonton banyak yang dukung Intanon dan itu beli pressure (tekanan,red) ke saya," katanya.
Di final Intanon akan menghadapi pemenang antara peringkat satu dunia Li Xuerui (Cina) melawan Jindapon Nichaon (Thailand). (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China