Suara.com - Zhang Zhijun menjadi pejabat tinggi pemerintah Cina pertama yang berkunjung ke Taiwan. Direktur Taiwan Affairs Office itu tiba di Taiwan, Rabu (25/6/2014) untuk berbicara tentang kerja sama antara kedua negara. Zhang akan berada di Taiwan selama empat hari.
Kunjungan itu menggambarkan mulai cairnya hubungan antara Cina dengan Taiwan. Namun, kelompok pro kemerdekaan Taiwan justru memprotes kedatangan pejabat Cina tersebut.
Zhang yang statusnya setingkat dengan menteri tiba di bandara Taoyuan Rabu sore dan akan bertemu dengan Kepala Mainland Affairs Taiwan, Wang Yu-chi. Keduanya sudah sempat bertemu di kota Nanjing, Cina pada Februari lalu yang merupakan pertemuan pertama antara Cina dengan Taiwan.
Hubungan kedua negara renggang sejak Taiwan memisahkan diri dari Cina 65 tahun melalui perang saudara yang brutal. Menjelang pertemuan antara Zhang dengan Wang, sejumlah pengunjuk rasa melakukan demonstrasi di hotel tempa pejabat tinggi Cina itu menginap.
Sejumlah analis memperkirakan, pertemuan antara dua pejabat tinggi itu merupakan langkah maju dalam normalisasi hubungan antara Cina dengan Taiwan. Dua negara itu secara teknis masih terlibat perang sejak 2008 ketika Ma Ying-jeou meraih pucuk pimpinan di Taiwan.
Meski sudah memulai upaya melakukan normalisasi hubungan, pemerintah Cina masih melarang Taiwan berpartisipasi dalam organisasi internasional sebagai sebuah negara. Cina masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari negaranya yang tengah menunggu reunifikasi. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Rahasia Bisnis Orang Cina, Arab, dan India: Dagang itu Gak Mudah Lho!
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi
-
Menjaga Dapur Sendiri: ASEAN Butuh Aturan Latihan Militer Bersama
-
Demi Piala Oscar 2027, Taiwan Tunjuk A Foggy Tale di Kategori Internasional
-
Di Tengah Perayaan HUT RI 81, Negara Ini Kirim Peringatan Keras ke Indonesia: Jangan Provokasi!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Hadirkan BRImo Taiwan Untuk Mudahkan Transaksi PMI
-
Harga Minyak Turun Jelang Pengumuman Sanksi Baru AS ke Iran
-
Buntut Siswa SMA Tewas Tergelincir, Pedagang Ikan Kramat Jati Bakal Dipindah!
-
Awas Macet! Cek Titik Penutupan Jalan di Pusat Kota Makassar Hari Ini
-
BRImo Taiwan Buka Akses Perbankan Digital BRI Bagi PMI
-
Atlet Open Donasi Demi Harumkan Indonesia, Publik Bongkar Anggaran Sewa Mobil Rp2,4 M di Kemenpora
-
BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan untuk Diaspora Indonesia
-
Alek Nagari Berpadu Teknologi, Pacuan Kuda Payakumbuh Tembus Standar Nasional
-
Arema FC Pinjam Mauro Zijlstra dari Persija, Lini Serang Makin Tajam?
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI