Suara.com - Tim Kemenangan Nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, optimistis mampu merebut suara di kantong PDI Perjuangan di Jawa Tengah yang menjadi lumbung suara pasangan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Targetnya realistis untuk Jawa Tengah, sekitar 65 persen suara," kata Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Hidayat Nurwahid, di sela-sela kampanye Prabowo Subianto di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (26/6/2014).
Optimisme itu muncul karena dukungan dua komponen besar, yakni partai politik yang memiliki infrastruktur kader dan tokoh-tokoh serta anggota dewan setempat.
Mereka akan datang ke pintu rumah dan komunikasi langsung dengan masyarakat, mengomunikasikan apa yang menjadi program Prabowo Subianto sekaligus mengklarifikasi beragam fitnah yang berseliweran.
"Saya kira warga berhak untuk mendapatkan kebenaran dari fitnah itu," katanya.
Selain itu,dia mengklaim posisi Timkamnas Prabowo saat ini menampilkan yang terbaik, hingga warga bisa berkomunikasi secara langsung, dan mereka bisa memberikan penilaian lebih objektif.
"Dengan cara itu bukan mustahil, kita berharap mereka bisa mendukung Prabowo," katanya.
Prabowo Subianto pada Kamis (26/6/2014) mendatangi Sukoharjo dan Boyolali, Jawa Tengah yang merupakan basis massa PDI Perjuangan.
Pada pekan pertama kampaye, Prabowo juga sempat menyambangi Solo, tempat dimana Jokowi pernah memimpin sebagai Wali Kota. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal