Suara.com - Calon presiden Joko Widodo menyapa para pendukung di Lapangan Rejomulyo, Madiun, Jawa Timur, Sabtu (28/6/2014) siang.
Setibanya di lokasi, Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak bergegas naik ke panggung.
Di atas panggung, dia mengatakan kedatangannya di kota ini untuk memberikan klarifikasi terkait isu-isu yang sempat beredar di tengah warga.
"Kedatangan saya ke sini adalah untuk menyampaikan dua hal. Pertama, menepis isu-isu negatif yang beredar di tengah masyarakat. Perlu saya katakan bahwa isu dan fitnah itu semuannya tidak benar, itu bohong," kata Jokowi.
Dia menjelaskan isu-isu yang tidak benar itu, antara lain terkait penghapusan tunjangan kesejahteraan guru, penghapusan tunjangan kesehatan daerah dan penghapusan beras untuk warga miskin (raskin).
Lebih lanjut, dia menuturkan hal kedua yang ingin disampaikannya, yaitu mengingat masa kampanye Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang sebentar lagi akan berakhir.
"Waktu kampanye sudah tinggal sebentar lagi. Oleh karena itu, bapak-bapak dan ibu-ibu, mari yakinkan teman, saudara dan tetangga supaya jangan lupa pada 9 Juli 2014 nanti memilih nomor dua," kata Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh atau pun ikut terlibat dengan politik uang (money politics).
"Sekarang ini, money politics sedang jadi masalah. Makanya, saya ingatkan supaya tidak ikut-ikut money politics. Jangan sampai nanti karena money politics malah menyesal lima tahun kemudian," ungkap Jokowi.
Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden pada 9 Juli 2014 mendatang akan diikuti oleh dua pasangan capres dan cawapres, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar
-
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?
-
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena