Suara.com - Hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) menyebut sebanyak 48 persen responden mengaku memilih pasangan Prabowo-Hatta dan 39 persen responden memilih Jokowi-JK. Sisanya, 13 persen masih belum memutuskan untuk memilih (undecided voters).
"Hasil ini didapatkan jika pilpres dilaksanakan pada hari ini," kata Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry, dalam konfrensi persnya, di Hotel Grand Menteng, Matraman, Jakarta, Senin (7/7/2014).
Umar menerangkan, survei ini dilakukan pada tanggal 1 hingga 6 Juli di 6 Provinsi di Pulau Jawa. Populasi survei ini adalah 880 orang penduduk yang memiiki hak pilih dan tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Pengambilan sampel dilakukan secara rambang berjenjang (multistage random samplign). Serta, simpangan kesalahan (margin of error) sebesar 3,3 persen, dengan klaim tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan responden dengan menggunakan telepon. Survei ini dilengkapi dengan analisis media dan in-depth interview dengan sejumlah narasumber.
Sementara seperti diberitakan sebelumnya, survei dari Lingkaran Survei Indonesia(LSI) Network menyebutkan, selisih Jokowi-JK dengan pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta semakin melebar, yakni 3,6 persen, dari hasil survei yang dilakukan pada periode 2-5 Juli.
Jokowi-JK meraup elektabilitas hingga 47,8 persen, sementara Prabowo-Hatta 44,2 persen.
Survey ini menggunakan metodologi penelitian multistage random sampling, dan margin errornya sebesar 2 persen dengan mewawancarai 2.400 responden di 33 Provinsi di Indonesia.
Menurutnya, apabila Pilpres dilaksanakan pada saat survei dilakukan, maka pasangan Jokowi-JK akan menang dengan selisih yang cukup besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah