Suara.com - Topan dengan kekuatan besar, Neoguri menerjang pulau Okinawa di Jepang, Selasa (8/7/2014). Ratusan warga terpaksa harus mengungsi. Neoguri menghantam Okinawa dengan kekuatan angina 175 km per jam.
Badan Meteorologi Jepang mengungkapkan, badai tersebut merupakan salah satu yang terkuat yang pernah melanda Jepang dalam satu dekade terakhir. Dampak dari topan Neoguri membuat ketinggian ombak mencapai 14 meter.
“Ada risiko akibat angina kuat dan juga hujan deras. Karena itu, warga Okinawa diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan,” kata Satoshi Ebihara, petugas dari Badan Meteorologi Jepang.
Televisi NHK melaporkan, seorang nenek berusia 83 tahun mengalami cedera di bagian kepala akibat terkena angina kencang. Selain itu, tidak ada laporan terkait kerusakan serta korban atas terjangan topan Neoguri tersebut.
Sekitar 22 ribu penduduk di Okinawa tidak lagi mendapatkan aliran listrik. Pemerintah Jepang sudah menggelar rapat darurat kemarin untuk menentukan langkah-langkah yang harus diambil. Pemerintah Cina dan Taiwan juga sudah mengeluarkan larangan bagi kapal untuk berlayar.
Topan Neoguri datang di ujung musim hujan di Jepang dan berpotensi menimbulkan tanah longsor serta kerusakan lainnya. (USAToday)
Berita Terkait
-
Belajar dari Konsep Ikigai: Cara Menemukan Makna dan Kebahagiaan Hidup
-
Rahasia Orang Okinawa Bisa Hidup 100 Tahun Lebih,Ternyata Sesederhana ini!
-
Peringatan Tsunami Hingga Filipina, Warga Diminta Waspada Dampak Gempa Taiwan
-
Pembagian Dividen Tak Kunjung Cair, Pemegang Saham Okinawa Sushi Tagih Direksi
-
Mengenal Diet Okinawa, Rahasia Pola Hidup Sehat dan Panjang Umur Ala Jepang
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Wali Kota Madiun Ditahan KPK karena Kasus Pemerasan hingga Gratifikasi Proyek Pemeliharaan Jalan
-
Eks Dirut Pertamina Ungkap Keuntungan PT PIS Tembus Rp9 Triliun Saat Dipimpin Yoki Firnandi
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kejar Tahapan Pemilu, Komisi II DPR Targetkan UU Pemilu Baru Tuntas Akhir 2026
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat