News / Internasional
Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:05 WIB
Masoud Pezeshkian, Presiden Iran (instagram/drmasoudpezeshkian)
Baca 10 detik
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginstruksikan penghentian serangan rudal ke negara tetangga pada Sabtu (7/3/2026).
  • Instruksi ini muncul setelah adanya laporan ledakan di Bandara Internasional Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
  • Larangan serangan berlaku kecuali jika serangan balasan datang dari negara-negara tetangga tersebut, sebagai upaya de-eskalasi.

Suara.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian baru saja mengeluarkan instruksi krusial kepada angkatan bersenjata negaranya, untuk menghentikan seluruh serangan rudal ke negara-negara tetangga, Sabtu (7/3/2026).

Langkah ini diambil di tengah laporan ledakan yang mengguncang Bandara Internasional Dubai dan suara dentuman keras di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab, pada Sabtu waktu setempat.

Dalam sebuah pesan video yang dirilis secara resmi, Pezeshkian mengungkapkan bahwa instruksi tersebut merupakan hasil keputusan dari entitas yang ia sebut sebagai dewan kepemimpinan sementara.

Kebijakan ini menandai perubahan signifikan dalam postur militer Iran, yang sebelumnya sangat agresif terhadap wilayah-wilayah di sekitarnya pasca eskalasi konflik regional.

"Dewan kepemimpinan sementara menyetujui bahwa negara-negara tetangga tidak boleh lagi menjadi sasaran dan rudal tidak boleh ditembakkan," tegas Pezeshkian dalam pernyataan resminya.

Namun, larangan itu tidak berlaku "kecuali serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut," kata dia.

Pernyataan ini dianggap sebagai upaya de-eskalasi terhadap negara-negara Arab di sekitarnya, meskipun situasi di lapangan masih sangat cair.

Pezeshkian juga menyatakan bahwa ia “meminta maaf secara pribadi” atas dampak-dampak serangan yang telah terjadi sebelumnya.

Namun, permohonan maaf tersebut diikuti dengan peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi internal Iran yang sedang dalam masa transisi kepemimpinan. Ia memperingatkan agar kekuatan lokal tidak terjebak dalam skenario kekuatan asing.

Baca Juga: Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah

"Kepada kelompok-kelompok di negara tetangga yang mungkin berpikir untuk menggunakan kesempatan ini untuk menyerang wilayah kami, saya sampaikan pesan ini: jangan menjadi alat imperialisme," lanjut Presiden Iran tersebut.

Load More