- Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Doli Kurnia, meminta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq hentikan pernyataan kontroversi.
- Fadia diperiksa KPK terkait OTT dugaan korupsi dan beralasan tidak paham birokrasi karena latar belakang musisi.
- Doli menekankan pejabat daerah wajib bertanggung jawab dan harus kooperatif mengikuti seluruh proses hukum KPK.
Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, angkat bicara mengenai dalih yang disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Doli meminta Fadia untuk berhenti mengeluarkan pernyataan yang dinilai tidak perlu dan justru bisa memicu sentimen negatif publik.
Sebelumnya, Fadia yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, mengaku tidak memahami tata kelola birokrasi karena latar belakang profesinya sebagai musisi dangdut.
Merespons hal itu, Doli menyarankan agar Fadia lebih fokus pada prosedur hukum yang sedang berjalan daripada melontarkan pembelaan yang kontraproduktif.
"Saran saya lebih baik Saudara Fadia fokus mengikuti proses hukum yang sedang dilakukan KPK. Tidak usah memberi banyak komentar dulu, apalagi seperti pengakuan tidak tahu-menahu soal tata kelola pemerintahan dan lain-lain," ujar Doli kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).
Doli menegaskan bahwa jabatan kepala daerah menuntut tanggung jawab penuh atas pemahaman aturan, sehingga alasan latar belakang profesi tidak bisa diterima.
Menurutnya, pernyataan tersebut justru dapat mengundang ketidaksukaan masyarakat.
"Itu pernyataan kontraproduktif dan dapat mengundang ketidaksidimpati-an publik. Jadi menurut saya 'No excuse' (tidak ada alasan). Kalau memang merasa tidak bersalah, jalani dan buktikan saja secara hukum," tegasnya.
Doli pun mendorong agar kader Golkar tersebut kooperatif dan membuka semua fakta yang ada dalam proses penyidikan hingga persidangan nanti.
Baca Juga: Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
"Sampaikan apa adanya, tunjukkan semua fakta dan buktinya, baik selama penyidikan atau mungkin sampai ke pengadilan," kata dia.
Sementara itu terkait upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang, Doli menyatakan bahwa Partai Golkar tetap berkomitmen menjalankan program pembekalan bagi seluruh pejabat publik asal partai berlambang pohon beringin tersebut.
Program pembekalan bagi para kepala daerah ini diklaim rutin dilakukan untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan taat hukum.
"Terkait soal antisipasi dan program pembekalan terhadap seluruh pejabat publik asal partai Golkar, khususnya kepala daerah, akan tetap dilaksanakan secara rutin. Bahkan rencananya setelah Lebaran akan kita gelar lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Korupsi 'Level Baru', Kasus Fadia Arafiq Bongkar Modus Canggih Pejabat Raup Duit Negara
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Saksi Ahli KPK Justru Sebut Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Begini Jelasnya
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL