Suara.com - Perhitungan suara pemilihan presiden 2014 tengah berlangsung di berbagai wilayah. Berdasarkan hasil hitung cepat Populi Center, capres nomor urut dua Joko Widodo - Jusuf Kalla unggul tipis dibanding capres nomor urut satu Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.
Hingga pukul 14.00 WIB, capres nomor urut 1 mengumpulkan 47.91 % suara dan pasangan capres nomor urut 2 mengumpulkan 52,02 % suara. Total jumlah suara masuk 54.07 %.
Hitung cepat yang dilakukan Populi Center mengambil sampel di 14 provinsi di seluruh Indonesia dengan 2.000 tempat pemungutan suara yang dilakukan secara acak.
Capres Prabowo-Hatta unggul di Banten, Jawa Barat, Lampung, Sumatera Barat, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara.
Sementara Jokowi unggul di Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.
“Data masih terus masuk dan saat ini lebih dari 50 persen. Sebagian tim masih menyelesaikan perhitungan dan pelaporan untuk segera kami tayangkan,” kata Direktur Populi Usep S Ahyar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga