Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Sukarnoputri berharap tidak terjadi kericuhan selama masa tunggu penghitungan dan pelantikan Presiden serta Wakil Presiden baru.
"Mari kita jaga 4 bulan ini untuk tetap menjaga, karena saya mendengan akan terjadi chaos dan sebagainya. Kami menyanggah itu, kami ikut pemilu berkali-kali meski dengan semangat tapi tetap dengan damai," tutur Mega dalam konfrensi pers di kediamannya, Jalan Kebagusan, Jakarta, Rabu (9/7/2014).
Dalam kesempatan ini, dia juga berterimakasih kepada seluruh elemen yang membantu pemenangan Jokowi-JK dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 ini. Di antaranya adalah, koalisi pengusung Jokowi-JK, yaitu, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKPI.
Kemudian, ucapan terimakasih dihaturkan kepada pemilih yang memberikan pilihannya untuk pasangan ini. Dia cukup terkejut ketika antusias pemilih yang cukup tinggi, seperti yang terjadi di Hongkong.
"Saya nyatakan terimakasih yang tak terhingga kepada warga yang telah mempergunakan hak pilihnya dan menurut saya ini fenomena yang sangat monumental," tuturnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada relawan, simpatisan, kader dan pendukung PDI Perjuangan. Serta, dia mengucapkan terimakasih kepada media yang selama ini telah ikut berpartisipasi menjadi bagian dari Jokowi-JK.
Dia berharap saat pelantikan nanti, Jokowi-JK bisa mengemban amanah dan mendapat restu dari seluruh rakyat Indonesia.
"Kami meminta kepada dua calon yang insya Allah dilantik nanti, dengann doa restu seluruh rakyat, Indonesia ke depan adalah Indonesia yang makmur adil dan sejahtera," tegas Mega.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba