Suara.com - Dukungan solidaritas terhadap rakyat Palestina terus dilakukan warga di tanah air. Di Medan, Sumatera Utara, penggalangan dana untuk korban agresi militer Israel di Jalur Gaza berhasil terkumpul dana hampir mencapai Rp500 juta.
Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumut Hidayatullah mengatakan aksi itu digelar sebagai wujud kepedulian rakyat Indonesia terhadap nasib rakyat Palestina.
"Air mata warga Palestina sudah habis karena terus disakiti oleh Israel. Aksi warga Sumut ini menunjukkan kepada Palestina, mereka tidak sendiri," katanya.
Selain mengumpulkan dana, termasuk dari isteri Gubernur Sumut Sutias Gatot Pujo Nugroho yang menyumbang 10.000 dolar AS. Aksi juga diisi jalan kaki dari Lapangan Merdeka, Medan, mengitari kota dan doa bersama untuk rakyat Palestina.
Koordinator lapangan aksi dari DPD Partai Keadilan Sosial Kota Medan Juliandi mengaku terharu dengan kepedulian warga Sumut yang antusias dengan aksi Peduli Palestina.
Selain mata uang Rupiah, relawan aksi juga telah mengumpulkan sumbangan masyarakat berupa uang asing mulai dolar AS, Riyal, Ringgit, Poundsterling dan dolar Singapura. Bahkan ada yang memberi dalam bentuk emas perhiasan, jam tangan dan handphone. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!