Suara.com - Jumlah korban tewas akibat serangan udara tujuh hari Israel ke Gaza meningkat menjadi 187 orang. Jumlah tersebut melebihi korban tewas dalam konflik terakhir di Gaza pada tahun 2012.
Menurut juru bicara pelayanan darurat Ashraf al-Qudra, para korban merupakan mereka yang tewas dalam serangan udara Israel hari Senin (14/7/2014) malam. Tiga di antaranya tewas di Rafah, sementara dua lainnya tewas dalam serangan di Khan Younis.
Secara keseluruhan, 16 orang tewas pada hari Senin. Dengan demikian, jumlah korban sejak awal serangan Israel hari Selasa pekan lalu menembus angka 187 orang. Jumlah tersebut melebihi korban tewas dalam konflik Israel dan Palestina pada tahun 2012. Konflik dua tahun lalu itu menewaskan 177 orang.
Pusat Palestina untuk Hak Asasi Manusia (PCHR) yang berbasis di Gaza, pada hari Minggu mengatakan, lebih dari tiga perempat dari korban tewas adalah warga sipil. Sementara itu, jumlah korban luka-luka dalam konflik kini bertambah menjadi 1.280 orang.
Sementara itu, di pihak Israel, empat orang dilaporkan cedera akibat serangan roket Hamas yang diluncurkan dari Gaza. Sejak awal serangan Israel ke Gaza, Hamas telah meluncurkan lebih dari 800 roket ke wilayah Israel. Sebanyak 187 di antaranya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome milik Israel. (Antara/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini