Suara.com - Ribuan pemudik yang datang dari Pulau Jawa tujuan Sumatera menumpuk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung akibat kekurangan armada bus menuju Terminal Induk Rajabasa Bandarlampung.
Berdasarkan pemantauan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu, menunjukkan, para pemudik yang baru tiba memadati pelabuhan penyeberangan tersebut sejak pagi hari.
Para penumpang banyak tidak terangkut bus pada pagi hari menjelang siang karena membludaknya kedatangan pemudik yang terus bertambah sehingga bus yang disiapkan tidak mampu mengangkut keseluruhan penumpang.
Salah seorang penumpang Yunia (25) mengatakan para penumpang tidak kebagian bus sehingga menunggu di areal parkir terminal pelabuhan tersebut.
"Penumpang dari Jawa ke Sumatera memang padat, semua kapal penuh sejak tengah malam," katanya.
Menurutnya, setiap tahun saat arus mudik selalu pemudik banyak yang tidak kebagian bus karena jumlah penumpang jauh lebih banyak.
"Harapan saya armada bus ditambah agar tidak terjadi penumpukan setiap arus mudik," katanya.
Andrian (35) pemudik lainnya mengatakan, tidak mendapatkan meskipun telah lama menunggu di terminal Bakauheni.
"Pemudik langsung berebut saat bus tiba, sementara saya membawa anak dan istri jadi tidak mau berdesak-desakan sehingga terpaksa menunggu lama bus berikutnya," katanya.
Penumpukan pemudik di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada pagi dan bus mulai berdatangan siang hari.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas