Suara.com - Pelabuhan Merak, Banten, pada H-1 Lebaran, Minggu (27/7/2014), lengang. Tak ada antrean pemudik pejalan kaki dan pengguna kendaraan seperti pada H-3 atau Jumat (25/7/2014) lalu, yang sempat mencapai hingga empat kilometer.
Kendaraan yang berada di dermaga dapat langsung naik ke atas kapal "roll on roll of" atau Ro-Ro yang bersandar di Pelabuhan Merak.
Begitu pula dengan pemudik pejalan kaki, hanya beberapa orang saja yang membeli tiket penyeberangan.
"Kami memperkirakan sampai Hari Raya Idul Fitri kondisi pelabuhan lengang, dan sepi penumpang," kata Manager Operasional PT ASDP Merak Nana Sutisna di Merak, Minggu.
Meskipun demikian, kata Nana, pihaknya tetap mengoperasikan sebanyak 28 armada kapal Ro-Ro.
"Itu dilakukan guna mengatasi lonjakan penumpang," katanya.
Ditambahkan bahwa kondisi cuaca di Pelabuhan Merak terpantau cukup baik. Gelombang mencapai 0,6 meter, tiupan angin 11 knot.
"Kami terus mengoptimalkan pelayanan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan," katanya.
Pada kesempatan itu dia mengimbau agar pemudik arus balik untuk berangkat siang hari guna mengatasi antrean dan kemacetan kendaraan.
"Kami mengimbau pemudik pada arus balik nanti sebaiknya berangkat siang hari guna mengatasi antrean dan kemacetan kendaraan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
-
Tips Rawat Mobil Listrik dan Hybrid Setelah Dibawa Perjalanan Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen
-
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang
-
Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel
-
Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif
-
Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil
-
Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon
-
Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!
-
Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL