Suara.com - Lebaran selalu datang dengan cerita yang hangat. Perjalanan mudik yang penuh nostalgia, meja makan yang ramai oleh keluarga besar, hingga momen berbagi kebahagiaan lewat THR dan berbagai hadiah kecil untuk orang terdekat.
Namun setelah semua euforia itu berlalu, banyak orang mulai merasakan satu hal yang sama: saldo rekening yang terasa lebih ringan dari biasanya. Mulai dari biaya perjalanan, belanja kebutuhan hari raya, hingga berbagai pengeluaran spontan selama libur panjang. Tanpa terasa, pos keuangan bulan ini jadi sedikit lebih “ketat”.
Hal ini sebenarnya cukup wajar terjadi, terutama bagi keluarga muda di kota besar yang memiliki banyak kebutuhan rutin setelah liburan usai.
Saat Realita Setelah Lebaran Datang
Setelah euforia Lebaran berlalu, banyak orang masuk ke fase penyesuaian keuangan. Pengeluaran selama Ramadan dan hari raya biasanya cukup besar, sementara kebutuhan sehari-hari tetap berjalan seperti biasa. Mulai dari servis kendaraan setelah perjalanan mudik, kebutuhan anak, belanja rumah tangga, hingga berbagai kebutuhan kecil yang sering muncul tiba-tiba.
Di sisi lain, sebagian besar orang juga mulai lebih berhati-hati dalam menggunakan tabungan utama. Biasanya tabungan tersebut sudah dialokasikan untuk tujuan yang lebih penting seperti dana darurat, pendidikan anak, atau rencana jangka panjang.
Karena itu, memiliki strategi finansial yang fleksibel menjadi penting. Bukan hanya soal menahan pengeluaran, tetapi juga memastikan kebutuhan tetap bisa terpenuhi tanpa mengganggu rencana keuangan utama.
Kenapa Cash Flow Itu Penting?
Dalam mengatur keuangan keluarga, cash flow yang sehat adalah kunci utama. Bukan soal memiliki dana besar, tetapi bagaimana memastikan selalu ada fleksibilitas saat menghadapi kebutuhan yang muncul tiba-tiba.
Baca Juga: BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
Memiliki akses ke sumber dana yang praktis dan cepat bisa membantu menjaga stabilitas keuangan tanpa harus mencairkan tabungan yang sudah disiapkan untuk tujuan lain.
Solusi Praktis: Cash Advance BRI Kartu Kredit
Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan adalah Cash Advance dari BRI Kartu Kredit. Melalui fitur ini, tarik tunai dapat dilakukan langsung menggunakan kartu kredit di ATM BRI atau ATM berlogo Visa, Mastercard, dan JCB. Dengan demikian, ketika membutuhkan dana cepat, tidak perlu mengganggu tabungan utama.
Fitur ini dapat menjadi solusi praktis sebagai financial buffer, terutama pada periode setelah Lebaran ketika kondisi keuangan sedang dalam tahap penyesuaian. Prosesnya pun mudah dan dapat dilakukan melalui ATM BRI atau ATM berlogo Visa, Mastercard, dan JCB terdekat.
Promo Biaya Admin Lebih Ringan
Menariknya, saat ini BRI juga menghadirkan promo biaya admin yang lebih ringan untuk transaksi tarik tunai. Simak detail promonya:
Berita Terkait
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
-
BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal
-
DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen
-
Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah
-
Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000
-
Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas
-
Bank Mandiri Telah Kucurkan KUR Rp 7,35 T ke UMKM Hingga Februari 2026
-
Penggunaan Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Hemat Ongkos 70%, Ini Hitungannya
-
Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?
-
Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu
-
Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP