Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya hingga Rabu (30/7/2014), masih melacak pemilik tujuh portal berita palsu yang belakangan menyebar di media sosial.
"Situs tersebut sedang diselidiki punya siapa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto kepada suara.com, Rabu (30/7/2014).
Menurut Rikwanto, jika sudah terlacak nanti, si pemilik situs berita palsu itu dapat dijerat dengan pasal pidana penipuan.
Terkait pemblokiran situs, Rikwanto mengatakan polisi tidak memiliki wewenang. Hanya Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkoinfo) yang memiliki wewenang untuk memblokir portal abal-abal tersebut.
"Soal pemblokiran situs, itu adalah kewenangan Kemenkoinfo," ujar Rikwanto.
Tujuh portal berita palsu yang marak diberitakan belakangan ini memakai nama tujuh portal berita terkenal tanah air. Ketujuh portal yang dipalsukan adalah Detik.com, Tempo.co, Kompas.com, Antaranews.com, Inilah.com, Liputan6.com, dan Tribunnews.com.
Sebenarnya, dari segi tampilan, situs-situs tersebut sangat berbeda dibanding dengan situs aslinya. Situs-situs palsu itu memiliki tampilan sederhana, tanpa memunculkan logo dari portal berita yang ditirunya.
Situs palsu itu lebih terlihat seperti blog dan langsung dapat terlihat perbedaanya dengan yang asli dengan melihat alamar URL-nya. Seperti misalnya Detik.com palsu. Situs palsu itu menggunakan URL detik.com--news.com. Satu situs terhubung dengan situs lainnya. Hal itu dapat diketahui jika meng-klik salah satu artikel yang tersaji di salah satu situs. Contohnya, saat mengakses salah satu berita di situs detik.com--news.com, maka pengunjung situs akan diarahkan ke situs lainnya, yang juga palsu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul