Suara.com - Wisatawan yang hilang tenggelam di objek wisata Laut Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadi tiga orang.
"Hingga saat ini sudah ada tiga wisatawan yang hilang tenggelam di objek wisata Laut Palabuhanratu," kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri kepada Antara, Jumat (1/8/2014).
Menurut Okih, ketiga korban tersebut adalah Aditya Rama Alfiansyah (15) warga Kalijati, Subang yang hilang tenggelam di Pantai Karanghawu I, kemudian M Rizal (10) warga BTN Cigunung, Kecamatan Cisaat yang hilang tenggelam di Pantai Citepus dan terakhir Dinda (9) warga Benda, Kecamatan Cicurug yang tenggelam di Pantai Karangpapak
Okih menambahkan, dalam pencarian korban kecelakaan laut ini pihaknya juga berkoordinasi dengan petugas penjaga pantai lainnya seperti Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi, SAR Polres Sukabumi, TNI Angkatan Laut, Basarnas Pos Sukabumi dan relawan lainnya.
Namun, hingga saat ini pencarian belum membuahkan hasil, tapi pihaknya terus berupaya agar jasad ketiganya bisa ditemukan dengan cepat dan diserahkan kepada pihak keluarganya.
"Diduga jasad ketiga korban terselip di bebatuan karang, namun jika dilihat dari kondisi cuaca dan gelombang diduga jasad korban masih berada di sekitar tempat kejadian musibah," tambahnya.
Sementara, Kepala Humas dan Infokom Balawista Kabupaten Sukabumi, Dede Sumarna mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pengamanan. Bahkan, tindakan tegas pun kerap dilakukan untuk antisipasi adanya wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut.
Namun, dengan membludaknya wisatawan pihaknya cukup kewalahan karena jumlah petugas gabungan ditambah relawan yang menjaga pantai tidak sebanding dengan jumlah wisatawan yang memadati seluruh objek wisata laut ini.
"Antisipasi terus kami lakukan bahkan imbauan pun disosialisasikan sesering mungkin agar wisatawan patuh dan mentaati rambu saat berwisata di laut," kata Dede. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!