Suara.com - Calon presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Hatta Rajasa hadir ke dalam ruang sidang utama Mahkamah Konstitusi (MK) untuk sidang perdana gugatannya, Rabu (6/5/2014).
Kedatangan mereka bersama sejumlah elit partai politik pengusung pasangan Prabowo-Hatta, sekira pukul 09.18 WIB atau 10 menit lebih cepat dari jadwal sidang yang rencananya dimulai pukul 09.30 WIB.
Prabowo dan Hatta datang mengenakan seragam seperti saat kampanye dulu. Safari putih dengan garuda merah di dada kanannya dan kopiah hitam.
Turut hadir, tim pemenangan Prabowo-Hatta, yaitu Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, Fadel Muhammad, dan Fadli Zon. Dalam gugatan kali ini, Prabowo-Hatta didampingi tim kuasa hukum Mahendradatta dan Elsa Syarif Siregar.
Saat tiba ke ruang sidang, Prabowo dan Hatta kemudian menyalami sejumlah pihak terkait dalam gugatan yang dia layangkan. Di antaranya, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang hadir di antaranya Ketua KPU Husni Kamil Manik dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad. Turut hadir juga, kuasa hukum KPU Adnan Buyung Nasution.
Sidang pun dimulai sekira pukul 09.43 WIB, setelah sembilan Hakim Konstitusi hadir semua. Ketua MK Hamdan Zoelva yang memimpin sidang ini.
Untuk diketahui, kubu Prabowo-Hatta mengajukan gugatan terhadap penetapan hasil pemilu Presiden 2014 yang dilakukan KPU pada 22 Juli lalu. Gugatan dilayangkan oleh kubu Prabowo-Hatta karena ditemukannya dugaan pelanggaran yang terjadi secara sistematis, tersetruktur dan masif di beberapa Provinsi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ