Suara.com - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Hatta Rajasa menggelar rapat internal pada Rabu (6/8/2014) pagi jelang sidang perdana gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden-Wakil Presiden (PHPU) yang akan digelar pukul 09.30 di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu disampaikan oleh salah satu anggota tim kuasa hukum Firman Wijaya.
"Rencananya kami akan datang ke MK hari ini. Sampai pagi ini kami masih rapat persiapan untuk sidang perdana gugatan di MK," kata Firman kepada suara.com melalui sambungan telepon.
Firman menambahkan, timnya telah menyiapkan segala persyaratan formil guna pemeriksaan awal pada sidang tersebut.
"Pada dasarnya kami sudah siap untuk pemeriksaan awal pada sidang nanti. Kami juga sudah menyiapkan persyaratan formil, semua sudah lengkap," imbuh Firman.
Menurut Firman, mereka akan datang dengan tim inti.
"Pukul 09.00 nanti, yang akan datang nanti adalah tim inti, terdiri atas hampir 90 advokat tapi nanti tentu akan dibatasi pula yang masuk ke MK.
Sementara itu, melalui laman Facebooknya, Prabowo Subianto juga menyatakan akan hadir di sidang perdana MK. Calon presiden nomor urut satu itu bahkan menyatakan akan menyampaikan pidato.
"Insya Allah besok pagi saya juga akan hadir pukul 09.00 WIB di ruang sidang untuk menyampaikan pidato pengantar," kata Prabowo di laman Facebooknya, hari Selasa (5/8/2014) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja