Suara.com - Gubernur Jakarta Joko Widodo menganggap pro dan kontra penerapan aturan pemakaian baju adat Betawi atau baju encim bagi siswa sekolah di Ibu Kota sebagai hal yang wajar.
"Sesuatu yang baru pasti ada yang setuju dan tidak. Ada yang komentar dan tidak komentar, biasa itu mah dulu, waktu ini juga sama," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/8/2014).
Jokowi mengaku tidak akan mencabut peraturan tersebut demi menegakkan disiplin.
"Satu persatu dimulai, kita tidak mungkin langsung, kita harus satu persatu, kalau tidak nanti kita seperti ini terus," katanya.
Pemerintah provinsi, menurut dia, akan mengatur jadwal pemakaian baju encim bagi anak-anak sekolah.
"Harinya akan diatur seperti kita pakai baju batik hari apa? Safari hari apa?," katanya.
Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya mengatakan bahwa siswa sekolah tidak diharuskan memakai baju encim. Mereka boleh memakai baju muslim, baju daerah atau baju batik pada hari yang ditentukan. (Antara)
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat