Suara.com - Kuasa hukum pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menilai, ancaman berupa perusakan materi milik saksi dalam persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014, merupakan juga dampak dari penegakan demokrasi yang buruk.
"Ini dampak (dari) penegakan demokrasi (yang) semakin buruk," kata anggota Kuasa Hukum Prabowo-Hatta, Maqdir Ismail, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (14/8/2014).
Terkait peristiwa tersebut, Maqdir mengaku menyerahkan seluruhnya kepada aparat pemerintah, baik kepolisian maupun Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), untuk melindungi saksinya itu.
"Saya kira, kita mesti serahkan dan percayakan kepada aparat pemerintah. (Saksi) Harus dilindungi. Tidak boleh dibiarkan, karena dia bicara tentang kebenaran," ujarnya.
Untuk diketahui, rumah saksi Novela Nawipa dilaporkan dirusak dan dibakar oleh orang tak dikenal. Novela sendiri merupakan salah satu saksi Prabowo-Hatta yang memberikan keterangan soal tidak adanya pemungutan suara di daerahnya, Kampung Awabutu, Papua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif