Suara.com - Sidang lanjutan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK) besok, Jumat (14/8/2014), beragendakan pemeriksaan saksi ahli. Pihak Pemohon, Prabowo-Hatta, dan pihak terkait, Jokowi-JK, sama-sama merahasiakan saksi ahli yang akan mereka hadirkan.
"Yang besok kita hadirkan, ahli hukum tata negara, hukum pemilu, IT, dan ahli stastik," kata Kuasa Hukum Prabowo-Hatta Habiburrokhman, di Kantor MK, Jakarta, Kamis (14/8/2014).
Saksi ini dihadirkan untuk menjelaskan dalil gugatan mereka. Beberapa di antaranya adalah soal rekapitulasi serta jumlah surat suara yang rusak. Namun, mereka menolak menyebutkan nama.
Senada dengan kubu Prabowo, kuasa hukum Jokowi-JK, Sirra Prayuna, juga masih merahasiakan saksi ahli yang akan mereka hadirkan. Katanya, ini untuk kejutan dalam sidang besok.
"Nama belum bisa disampaikan biar jadi kejutan, tapi mereka ahli soal pemilu dan ketatanegaraan. Concern dibidang Pemilu dan pakar tata negara. Ada dua orang," kata Sirra.
Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan sidang PHPU besok dengan agenda pemeriksaan saksi ahli. Saksi ahli yang diajukan dari pihak Pemohon, Prabowo-Hatta berjumlah tujuh orang. Sedangkan, untuk saksi ahli Termohon, KPU, berjumlah empat orang. Tetapi satu orang telah lebih dulu memberikan kesaksian. Sisanya masih ada tiga orang dan akan memberikan keterangan besok. Sedangkan, untuk saksi ahli pihak terkait, Jokowi-JK, berjumlah dua orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan