Suara.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah merekrut lebih dari 6.000 orang untuk dijadikan pejuangnya pada bulan lalu. Berdasarkan catatan, perekrutan itu adalah yang tercepat sejak kelompok militan itu terbentuk.
Menurut pendiri Badan Pengawas Hak Asasi Manusia di Suriah, Rami Abdelrahman, lebih dari seribu rekrutan baru adalah orang asing. Sementara itu, sisanya berkewarganegaraan Suriah.
Organisasi hak asasi manusia itu menghimpun data dari berbagai sumber di Suriah, semua pihak yang terlibat dalam perang saudara di negeri tersebut.
Sebelumnya, jumlah anggota ISIS diperkirakan mencapai sekitar 15.000 personel. ISIS sudah merebut sebagian besar wilayah Suriah dan Irak.
Baru-baru ini, pergerakan ISIS di Irak sedikit terhambat. Pasalnya, ISIS mendapat perlawanan dari Amerika Serikat (AS). AS mengerahkan pesawat tempurnya untuk menggempur sejumlah kantung pertahanan ISIS di kawasan yang dihuni etnis Kurdi.
Campur tangan AS itu langsung mendapat kecaman dari ISIS. Kelompok yang dipimpin Abu Bakr al-Baghdadi itu mengancam akan menciptakan banjir darah di Amerika. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI