Suara.com - Meski Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Rabu (20/8/2014), bukan berarti gedung MK menjadi sepi. Massa pendukung Prabowo-Hatta, tetap melakukan aksi di Gedung yang berada di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Aksi ini dilakukan ratusan pendukung Prabowo-Hatta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), Laskar Merah Putih, Aliansi Penyelamat Pemilu (APP), Pemuda Panca Marga (PPM), dan Gardu Prabowo. Semuanya lengkap dengan atribut masing-masing yang bermotif loreng.
Mereka menuntut MK mengabulkan permohonan Prabowo-Hatta ke MK yang menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Massa meminta MK membatalkan keputusan KPU yang memenangkan Jokowi-JK dan penghitungan suara ulang (PSU) di seluruh Indonesia.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan pendukung tersebut memadati Jalan Medan Merdeka Barat, hanya jalur Trans Jakarta saja yang disisakan untuk digunakan pengguna jalan yang melintas di jalan.
Dalam unjuk rasa ini, massa membawa tiga unit mobil AREO dengan cat loreng-loreng namun berplat nomor pribadi. Untuk diketahui, kendaraan ini biasanya digunakan militer untuk mengangkut pasukan tempur.
Polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi. Selain personel, pihak kepolisian juga menyiagakan kendaraan taktis seperti water cannon di depan Gedung MK.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Transjabodetabek Blok M-Soetta: Tarif Jauh Lebih Murah daripada Taksi
-
Rudal Kiamat Iran Tembus Israel, Kecepatan Hipersonik Fattah dan Sejjil Jadi Ancaman Utama
-
KPK Bongkar Taktik Giring Opini Kasus Korupsi, Libatkan Artis dan Buzzer untuk Kelabui Publik?
-
Kata-kata Tajam di Patung Mesra Trump-Epstein: Persahabatan yang Dibangun dari Pesta Liar
-
KPK Endus Aliran Uang Berjenjang ke Pemuda Pancasila di Kasus Tambang Rita Widyasari
-
Imbas Lele Mentah Pada Menu MBG yang Viral, BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG di Pamekasan
-
Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran
-
Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS
-
Antisipasi Krisis Global, Banggar DPR Minta Pemerintah Sisir Program Tak Mendesak di APBN 2026
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?