Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengajak semua pihak untuk menghormati dan menjunjung tinggi putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa pemilu presiden.
"Kita adalah orang yang beradab, berilmu, dan beragama, memiliki keyakinan bahwa yang diputuskan oleh MK adalah keputusan yang benar," kata Sekretaris Jenderal PBNU Marsudi Syuhud di Jakarta, Kamis (21/8/2014).
Untuk itu, kata dia, bangsa Indonesia, khususnya warga NU, wajib menghormati putusan yang sudah dijatuhkan MK sebagai lembaga peradilan.
"Sesuai dengan kaidah fikih yang diajarkan oleh para ulama di pesantren, 'idha hakamal haakim, rafaal khilaf', ketika hakim sudah memutuskan, maka hilanglah perbedaan," katanya.
Ia menegaskan bahwa bangsa yang besar merupakan bangsa yang menerima keputusan tertinggi dari hakim, karena itu diharapkan para pendukung penggugat yang ditolak gugatannya agar tidak melakukan hal-hal negatif yang melanggar hukum.
Dengan ditolaknya gugatan tim Prabowo-Hatta, maka Jokowi-JK yang sebelumnya ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang pemilu presiden dipastikan akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden.
"PBNU mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-JK dan kami berharap agar pendukung Jokowi tidak secara demonstratif merayakan kemenangan. Cukup bersyukur kepada tuhannya masing-masing karena kemenangan sudah ada di jiwa masing-masing dan tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa," kata Marsudi.
Ia mengatakan masih ada kesempatan bagi yang pihak sekarang kalah untuk bertarung lagi dalam pemilu presiden lima tahun mendatang.
Meski demikian, PBNU memberi catatan bahwa tidak ada yang sempurna dalam penyelenggaraan pemilu, selalu ada kekurangan dan kesalahan yang harus terus diperbaiki di masa depan.
PBNU juga mengapresiasi aparat keamanan yang menjaga situasi tetap kondusif dan nyaman sehingga masyarakat bisa terus beraktivitas dengan tenang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika