Suara.com - Partai Amanat Nasional kembali menegaskan tetap bertahan di Koalisi Merah Putih. Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo mengatakan, keputusan untuk masuk dalam Koalisi Merah Putih sudah ditetapkan dalam musyawarah partai sebelum berlangsungnya pemilu presiden.
"Ragukan koalisi permanen? Ya memang tidak ada koalisi yang abadi, rakernas sudah lakukan sebelum Pilpres dan kita mendukung Prabowo Hatta, tapi bisa saja nanti berubah, kita lihat saja Oktober nanti," tambahnya, dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (23/8/2014).
Meski demikian, Drajad mengakui ada sejumlah kader PAN yang mulai mendukung pasangan Jokowi-JK. Namun, kata dia, secara organisasi PAN belum akan beralih mendukung Jokowi-JK dan tetap berada di Koalisi Merah Putih yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta dala pilpres lalu.
“Kalau ada kader yang dukung Jokowi-JK itu hal yang wajar, yang penting mereka tidak berada dalam struktur pengurus partai. Ini yang membedakan PAN dengan Golkar,” ungkapnya.
Partai Golkar bersikap lebih keras kepada kadernya yang mendukung Jokowi-JK. Tiga kader yang tidak mendukung Prabowo-Hatta yaitu Nusron Wahid, Poempida Hidayatullah dan Agus Gumiwang langsung dipecat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa
-
Trafik Tol Jogja-Solo Diprediksi Naik 8 Persen Saat Mudik, Parameter Pengalihan Arus Disiapkan
-
AS Diduga Kuat Dalangi Pengeboman Sekolah Dasar Perempuan Iran tapi Trump Berkilah, Ini 5 Faktanya
-
5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
-
Kali Kedua Rapat Bareng Presiden, Hasan Nasbi Hadir di Istana, Sinyal Comeback ke Kabinet?
-
5 Fakta Al-Aqsa Diblokade Israel saat Ramadan: Pancing Amarah Negara Muslim
-
Jalur Pantura Weleri-Kendal Diperkuat Beton Rigid demi Mudik Aman
-
Lantunkan Shalawat, Banser Dukung Gus Yaqut di KPK: Kami Tak Terima Kader Terbaik NU Dikriminalisasi
-
Kakorlantas Ingatkan Pemudik: Mudik Itu Rindu, Jangan Terburu-buru!