Suara.com - Tiga partai politik anggota koalisi Merah Putih diprediksi bakal bergabung ke kubu Jokowi-JK dalam waktu dekat. Partai-partai itu adalah Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional.
"Saya memprediksi akan ada tiga partai dari koalisi Merah Putih yang bakal bergabung ke kubu Jokowi JK dalam waktu dekat. Saya yakin koalisi permanen dalam politik sangat sulit dan bahkan tidak ada," kata Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro di sela diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu(23/8/2014).
Namun, menurut Zuhro hal tersebut memang tidak mudah, khususnya Partai Amanat Nasional (PAN). Pasalnya Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, adalah rival dari Jokowi-JK pada Pilpres Juli lalu.
"PAN punya beban luar biasa karena ketua umumnya menjadi Cawapres rival Jokowi-JK. Kecuali Pak Hatta Rajasa diganti," terangnya.
Zuhro menambahkan saat ini sejumlah elite di partai berlambang matahari ini yang ingin bergabung dalam pemerintahan Jokowi-JK. Namun jumlah mereka tidak terlalu banyak. "Memang kepengen. Saya melihat hanya elite-elite tertentu tapi tidak mayoritas," ujar Siti Zuhro.
Politisi PAN, Drajad Wibowo, yang hadir dalam diskusi ini mengakui adanya sejumlah elit politik di PAN dengan jelas ada yang ingin bergabung dengan Jokowi-JK. Meski tidak banyak, hal tersebut tidak dipermasalahkan. Menurut Drajad, dalam partainya ada kefleksibelan terkait pilihan, selama mereka tidak menduduki posisi pengurus dalam partai.
Berita Terkait
-
Demi Pilpres Satu Putaran, Eks Relawan Jokowi-JK Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran
-
Program Unggulan Jokowi-JK 'Disentil' Gibran, Ternyata Dana Desa Dikucurkan Pertama Kali Tahun 2015
-
Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti
-
Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat
-
Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara
-
Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh