Suara.com - Penjaga pantai Tunisia menemukan 15 jenazah imigran yang mengapung di perairan Laut Mediterania pada hari Jumat (28/8/2014) waktu setempat. Dugaan awal, mereka adalah jenazah imigran asal Suriah yang tenggelam setelah perahu mereka karam.
Menurut penjaga pantai, kemungkinan perahu karam akibat kelebihan muatan. Diduga, para imigran lepas jangkar dari Libya menuju Eropa, benua yang selama ini menjadi tujuan para imigran asal Suriah.
Jumlah imigran yang nekat berlayar dengan perahu seadanya kian bertambah dalam beberapa tahun belakangan. Berdasarkan laporan badan PBB yang mengurusi pengungsi (UNHCR), Italia kini menampung sekitar 108.000 manusia perahu. Yunani menampung 15.000 orang, sementara di Spanyol, ada 1.800 orang.
Yang malang adalah nasib sekitar 2.000 pengungsi. Mereka tewas tenggelam ketika perahu yang mereka tumpangi karam atau terbalik di tengah laut, saat menyeberang dari Libya ke Eropa.
Pekan lalu, sebuah perahu kayu yang membawa 200 imigran tenggelam hanya satu kilometer dari pantai Libya. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan
-
Dewan Pers di HPN 2026: Disrupsi Digital Jadi Momentum Media Bebenah