Suara.com - Sebuah foto sepasang lelaki dan perempuan yang tewas tenggelam beredar di sejumlah media asing. Yang menjadi perhatian adalah keduanya terlihat sedang saling berpegangan tangan.
Mereka adalah dua dari 300 imigran yang tewas dalam insiden terbakar dan tenggelamnya perahu di Pulau Lampedusa, Oktober tahun lalu. Perahu itu mengangkut lebih dari 500 imigran dari Somalia menuju Eritrea. Para imigran tersebut hendak mencari penghidupan yang lebih baik di tempat tujuan.
Sepasang lelaki dan perempuan itu ditemukan dalam keadaan tangan yang masih saling berpegangan di dalam lambung perahu yang tenggelam di dasar laut.
Tak hanya itu, para penyelam penyelamat pun menemukan sesosok jenazah bayi di dasar laut. Diduga, bayi malang itu lahir saat sang ibu tenggelam ke dalam laut.
Bayi yang terlahir prematur itu ditemukan dalam keadaan masih terbelit tali pusar sang ibu.
"Kami semua menangis, masker saya penuh dengan air mata. Bayi tersebut tidak pernah melihat cahaya, hanya kegelapan dasar laut. Ini adalah tugas yang menyedihkan," kata penyelam yang terlibat dalam upaya evakuasi, Renato Sollustri. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
Terkini
-
Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?
-
Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat Celsius, Warga Diimbau Waspada Risiko Heat Stroke
-
Todung Mulya Lubis: Dalang Peristiwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Harus Dibongkar Demi Keadilan
-
Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025
-
Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?
-
YLBHI Soroti Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Pelaku Diduga Hanya Pelaksana