Suara.com - Pasukan Irak yang dibantu oleh serangan udara pasukan Amerika Serikat menyerang markas kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kota Amerli. Serangan itu berjalan dengan sukses di mana pasukan Irak berhasil membebaskan ribuan warga Syiah di kota Amerli yang terperangkan selama dua bulan tanpa adanya pasokan makanan dan air bersih.
Aksi itu merupakan serangan paling sukses yang dilakukan pemerintah Irak sejak kelompok ISIS menguasai lima provinsi di wilayah itu, Juni lalu. Serangan ke markas ISIS itu dimulai dengan serangan terbatas dari udara oleh pasukan Amerika, Minggu (31/8/2014).
Ini kali pertama pasukan Amerika melakukan serangan udara di wilayah utara Irak.
“Serangan itu merusak tank milik kelompok ISIS dan serangan yang dilakukan di dekat bendungan Mosul juga merusak kendaraan perang mereka. Semua pesawat tempur yang menyerang marlas ISIS kembali dengan selamat,” demikian keterangan tertulis dari Kementerian Pertahanan Amerika Serikat.
Utusan PBB untuk Irak, Nickolay Mladenov mengatakan, warga di kota Amerli terancam dibantai oleh kelompok militant apabila tidak dibebaskan oleh tentara Irak. “Aksi serangan ke markas ISIS di Amerli merupakan sukses yang sangat penting,” kata Letjen Qassem Atta, juru bicara tentara Irak.
Kelompok ISIS yang merupakan suku Sunni menguasai sebagian besar wilayah di Irak yang dihuni oleh warga Syiah. Kelompok ini berencana menjadikan Irak sebagai Negara Jalifah di bawah kepemimpinan ISIS. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Update Muktamar NU 2026: Jadwal, Lokasi, dan Teka-teki Calon Ketua Umum
-
KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas