Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta bantuan dari koalisi internasional untuk mengalahkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Berbicara dalam pertemuan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Amerika juga berencana melibatkan negara-negara di Timur Tengah dalam menyusun strategi untuk melawan kelompok militan tersebut.
“Ini tidak akan terjadi dalam waktu satu malam namun kami sudah berada di arah yang benar dan kami akan mencapai tujuan itu,” kata Obama.
Menurut Obama, keterlibatan dunia internasional dalam memerangi ISIS sangat krusial meski saat ini Departemen Pertahanan Amerika alias Pentagon belum ada rencana untuk melakukan koordinasi militer dengan Irak untuk bertempur melawan ISIS.
“Kami akan berupaya mengalahkan ISIS,” tegasnya.
Kelompok militan tersebut sudah mengeksekusi dua jurnalis Amerika yaitu James Foley dan Steven Sotloff. Eksekusi itu dilakukan oleh anggota ISIS yang mempunyai aksen Inggris. ISIS mengeksekusi dua jurnalis Amerika itu karena Obama tidak mau menarik pasukan militernya keluar dari Irak. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?