Suara.com - Sebuah ledakan yang cukup keras terjadi di tengah kuburan Cina di RT 03/ RW 06 Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/9/2014) petang.
"Ledakan terjadi di lahan kosong di lokasi kuburan Cina," kata Kepala Polisi Sektor Bogor Selatan Kompol Arif Gunawan.
Kompol Arif menyebutkan belum diketahui penyebab ledakan apakah dari alat peledak seperti bom atau benda lainnya.
Kepolisian Resor Bogor dibantu Polsek Bogor Selatan telah melakukan oleh tempat kejadian perkara dipimpin langsung Kapolres Bogor AKBP Bahtiar Ujang Purnama dan memasang garis polisi di sekitar lokasi.
"Kuat dugaan bukan bom, karena yang tercium hanya bau karbit, tidak ada tercium mesiu atau belerang," kata Kompol Arif.
Kompol Arif mengungkapkan suara ledakan terdengar hingga radius satu kilometer dari lokasi. Selain itu, ledakan tersebut juga membakar sebuah pohon berdiameter 10 cm, yang diduga tempat lokasi ledakan terjadi.
Tidak terjadi kerusakan baik itu kuburan Cina maupun pemukiman warga karena lokasi berada di area makam, dan sedikit di ketinggian.
"Mungkin karena lokasinya di ketinggian, sehingga dentuman ledakan terdengar kuat oleh warga," kata Kompol Arif.
Kompol Arif menyebutkan pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi serta aparat terkait seperti ketua RT dan RW guna memastikan apakah ada orang yang datang ke lokasi sebelum kejadian.
"Kami juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan penjagaan dan kewaspadaan, serta menghimbau masyarakat untuk segera melapor bila ada hal-hal yang mencurigakan," kata Kompol Arif. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam