Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, hari ini, Senin (8/9/2014), tim Polri masih berada di Malaysia.
Mereka berkoordinasi dengan Polis Narkotik Polisi Diraja Malaysia terkait dengan penanganan dua anggota Polda Kalimantan Barat, AKBP Idha Endri Prastiono dan Brigadir Kepala MH Harahap, yang ditangkap di salah satu hotel di Kuching, Sarawak, Malaysia, terkait dengan kasus dugaan perdagangan narkoba.
Saat ini, kata Boy, Mabes Polri masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi Malaysia. Harusnya hasilnya sudah diumumkan, tapi ditunda.
"Oleh karena itu kita masih menunggu 7x 24 jam yang kedua," kata Boy ketika ditemui di kantor PPATK, Jalan Juanda 35, Jakarta, Senin (8/9/2014).
Setelah hasil penyidikan selesai, rencananya Mabes Polri akan mengumumkannya pada Rabu (17/0/2014).
"Kalau jatuh temponya sekitar hari Rabu yang akan datang, oleh karena itu dari hasil pemeriksaan kepolisian Malaysia terhadap AKBP Idha hasilnya akan disampaikan hari rabu, mudah-mudahan hari Rabu sudah kita terima, karena tim kita juga ada di sana," ujar Boy.
Dua anggota Polri itu ditangkap di Kuching pada Jumat (29/8/2014).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar