Suara.com - Direktur Jenderal Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan mengatakan pemerintah masih menginginkan mekanisme pemilihan kepala daerah tetap dilaksanakan secara langsung oleh rakyat. Berbeda dengan mayoritas fraksi DPR RI yang ngotot pilkada dikembalikan ke DPRD, melalui perumusan RUU tentang Pilkada.
"Pemerintah posisinya sampai saat ini tetap menginginkan agar pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dipilih secara langsung, tetapi dengan perbaikan," kata Djohermansyah Djohan di gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Yang perlu diperbaiki adalah semua kelemahan dalam mekanisme pilkada langsung yang sudah berjalan sejak 2004.
Kelemahan yang dimaksud, antara lain maraknya politik uang, biaya penyelenggaraan pilkada yang mahal yang dibebankan kepada para kandidat sehingga berujung pada korupsi.
Dengan adanya kekurangan pilkada secara langsung, menurut catatan Kemendagri, sampai saat ini sudah ada 321 kepala daerah yang menghadapi proses hukum.
"Kekurangan dalam pemilihan langsung ini adalah politik uang, biaya yang tinggi yang menyebabkan 60 persen lebih kepala daerah terjerat kasus hukum. Dari 524 sudah ada 322 yang terjerat korupsi setelah memenangi pemilihan. Saya harap perbaikan bisa dilakukan agar tidak mengulang hal yang sama," tambahnya.
Dengan adanya perbaikan diharapkan kualitas pemimpin yang dihasilkan nanti benar-benar sesuai harapan masyarakat.
Namun, apabila nanti ternyata RUU tentang Pilkada melalui DPRD tetap disahkan oleh DPR RI, kata Johermansyah, pemerintah pun siap menjalankannya.
RUU tentang Pilkada yang di dalamnya terdapat mekanisme Pilkada Gubernur, Wali Kota, dan Bupati, akan disahkan pada tanggal 25 September 2014.
Hal tersebut sudah diputuskan dalam Rapat Pimpinan DPR bersama pimpinan fraksi sebagai rapat pengganti Badan Musyawarah di ruang pimpinan DPR pada Senin (8/9/2014).
Berita Terkait
-
Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, Mendagri: Dua-duanya Ada Kelebihan
-
Peringatan untuk Kubu Jokowi dan Koalisi Merah Putih Soal Debat Pilkada Langsung
-
Biaya Pilkada Langsung Bisa Diirit, Asalkan Cara Ini Dilakukan
-
Ketua DPP PAN: Pilkada Langsung Sebaiknya Dipertahankan
-
Inikah Motif Koalisi Merah Putih Ngotot Kepala Daerah Dipilih DPRD?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
-
Belanja Gentlewoman Pakai Kartu BRI Dapat Cashback Rp300 Ribu!
-
Kasus Dokter Viral Komentari Pasien BPJS Berujung Putus Kontrak dengan RS Pusri
-
4 Shio yang Diprediksi Makin Bahagia dan Beruntung Besok 7 Agustus 2026
-
Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Kabupaten Jayapura
-
Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur
-
Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026
-
Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu
-
Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI