Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan masalah pertanahan akan dituntaskan sesegera mungkin setelah dia dilantik.
"Nanti sistem itu diperbaiki, supaya bisa dijalankan," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa, (9/9/2014).
Untuk membenahi masalah tersebut, Jokowi mengaku pihaknya melalui Badan Pertanahan Negara (BPN) akan melakukan evaluasi dan menerapkan kebijakan satu peta (one map).
Dengan kebijakan tersebut, menurut Jokowi, konflik pertanahan dapat diminimalisir karena seluruh hal yang terkait dengan pemetaan berpusat pada tiap kementerian.
"Kalau yang namanya kebijakan satu peta itu buat bahan evaluasi. Semua kementerian pakai 1 peta jangan pakai peta sendiri-sendiri. One map policy, semua Kementerian itu ya pakai satu peta, jangan pakai peta sendiri-sendiri," katanya.
Jokowi menambahkan, hal itu dilakukan agar setiap pembangunan yang akan dilakukan tidak berbenturan, baik yang antar kementerian ataupun kementerian dengan pemerintahan daerah.
"Jadi tiap hal, pertambangan dengan pertanian, pertanian dengan kehutanan, Pemda juga. Sengketa-sengketa itu sering terjadi perusahaan dengan pemda, itu disetiap provinsi ada 900 kasus bayangkan dalam 1 provinsi," lanjutnya.
Terkait dengan banyaknya oknum yang bermain dalam BPN, Jokowi menegaskan dirinya akan memperbaiki sistem yang membuat banyaknya oknum bermain dan melakukan pelanggaran hukum.
"Ya nanti sistemnya diperbaiki. Yaitu tadi kalau one policy itu jadi ya pasti jalan," tutup Jokowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen