Suara.com - Polda Metro Jaya melapaskan 16 Anggota Laskar Merah yang sempat menduduki Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, setelah ditahan selama 24 jam sejak Rabu sore (11/9/2014).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto menyatakan semua anggota telah menjalani pemeriksaaan dan tidak terbukti melakukan aksi premanisme.
"Belasan orang kami amankan dan diperiksa ke Polda. Setelah 24 jam mereka kami pulangkan," kata Heru, di Polda Metro Jaya, Jumat (12/9/2014).
Heru menambahkan para anggota Laskar Merah Putih tersebut sudah diperiksa dan didata identitasnya
"Mereka hanya dikenakan wajib lapor," imbuhnya.
Sebelumnya, Personil gabungan Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) dan Satuan Reserse Mobile (Resmob) Polda Metro Jaya berhasil mengamankan belasab anggota Laskar Merah Putih yang menduduki lahan pemerintah di sekitar waduk Ria Rio, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
"Ada 16 orang dari laskar merah putih yang ditangkap, kita masih akan dalami siapa pimpinannya," kata Kepala Satuan Resmob Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto, di Pulogadung Jakarta Timur, Rabu (10/9/2014)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan