Suara.com - Suryadharma Ali menegaskan pemecatan dirinya sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan hanya bisa dilakukan lewat muktamar.
"Saya dipilih lewat muktamar dan pemecatannya juga harus dilakukan lewat muktamar pula," katanya usai berkunjung di kediaman Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Maimoen Zubair, Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Minggu (14/9/2014).
Dalam kunjungannya itu, Suryadharma Ali didampingi Djan Faridz yang merupakan Menteri Perumahan Rakyat. Berdasarkan AD/ART PPP, kata dia, pemecatan dirinya bisa dilakukan lewat muktamar karena sebelumnya juga dipilih lewat muktamar.
"Rencananya akan menggelar muktamar pada tanggal 22--23 Oktober 2014," ujarnya.
Hal itu, kata dia, masih dalam koridor AD/ART karena disebutkan pelaksanan muktamar kedelapan selambat-lambatnya satu tahun setelah pemerintahan terbentuk.
Biasanya, kata dia, pemerintahan terbentuk pada tanggal 22 Oktober 2014. Artinya, kalau presiden terpilih pada pagi harinya melantik menteri, setelah zuhur sudah bisa dilaksanakan muktamar.
Terkait dengan pertemuan dengan pengurus harian DPC PPP di Jateng dan DIY di Solo, katanya, mereka memberikan dukungan pelaksanaan muktamar pada bulan Oktober 2014.
Selain itu, kata dia, mereka juga meminta kepada semua pihak menjaga stabilitas partai dalam kepemimpinan dirinya.
Ketika ditanya kedatangannya ke kediaman Kiai Maimun Zubair untuk meminta dukungan, dia mengelak dan mempersilakan untuk bertanya sendiri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!