Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto diperiksa selama lima jam oleh penyidik KPK.
Ditemui usai pemeriksaan, Djoko mengaku kehadirannya memenuhi panggilan KPK untuk mengkonfirmasi keterangan yang disampaikan Staf Khusus Presiden, Daniel Sparingga terkait dengan kasus dugaan korupsi dan pemerasan Menteri ESDM Jero Wacik.
"Saya memenuhi panggilan KPK, karena kemarin jam 3:00 (WIB) saya dipanggil. Saya datang jam 10 tadi pagi dan diperiksa mulai jam 11. Saya diperiksa untuk memberikan konfirmasi terkait keterangan Daniel Sparingga beberapa hari yang lalu," kata Djoko di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2014).
Namun ketika ditanya apa yang dibeberkan oleh Daniel Sparingga, dia enggan mengatakannya.
Sedangkan berkaitan dengan aliran dana dari hasil pemerasan Jero Wacik, Djoko mengaku hal tersebut tidak ditanyakan dan hanya fokus pada keterangan yang disampaikan oleh Daniel.
"Hanya konfirmasi saja, kalau ada yang saya tahu terkait keterangan Daniel ya, saya kasih tahu, kalau tidak ya saya tidak bisa membicarakannya. Untuk aliran dana, tidak sampai kesana, hanya terkait keterangan Daniel Sparingga saja," tutupnya.
Daniel Sparingga adalah staf khusus presiden bidang Komunikasi Politik yang sudah dipanggil KPK pada Selasa (9/9/2014) lalu terkait kasus pemerasan yang dilakukan Jero Wacik.
Jero ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (3/9/2014) lalu dengan dugaan melakukan tindakan pemerasan yang mencapai 9,9 Miliar rupiah. Dana tersebut dipakai untuk menambah operasional kementerian yang tidak cukup.
Saat ini, KPK sedang mendalami kasus tersebut untuk menyelidiki perkembangannya, terkait apakah ada kasus lain yang berkembang dari dana pemerasan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana