Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbanigrum melontarkan ajakan untuk melakukan Mubahalah kepada hakim dan jaksa usai pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Rabu (24/9/2014).
Menurutnya, selama empat bulan dirinya sudah berjuang untuk menghadirkan keterangan para saksi dan bukti yang otentik di persidangan. Dia menilai vonis hakim yang dijatuhkan kepada dirinya tidak adil.
“Sudah empat bulan saya berjuang di persidangan ini dengan menghadirkan keterangan para saksi, fakta-fakta hukum yang benar, yang otentik,” ujar Anas.
Menurutnya saksi dan bukti yang dibawanya ke persidangan telah mementahkan dakwaan jaksa penuntut.
“Fakta-fakta itu bisa diikuti dengan terang benderang oleh siapa pun yang hadir. Karena persidangan tebuka. Intinya membantah dakwaan jaksa. Dakwaan penuntut umum terbantahkan berkeping-keping. Karena itu ketika ada tuntutan yang tidak rasional, itu adalah kebencian,” tambah Anas.
Atas dasar itu, Anas menyatakan permintaannya kepada hakim untuk diizinkan melakukan Mubahalah bersama jaksa, hakim dan dirinya sendiri.
“Karena itulah, maka di akhir saya menyampaikan kepada majelis. Mubahalah adalah menempatkan Tuhan. Siapa yang bersalah, dia bersedia dikutuk oleh Gusti Allah, dirinya dan keluarganya," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati