Suara.com - Tentara Amerika Serikat akan terus melakukan serangan udara ke Suriah dalam rangka memerangi kelompok teroris yang terkait dengan Al Qaeda dan juga kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Kemarin, tentara Amerika sudah melakukan serangan udara ke Suriah. Serangan tersebut merupakan keputusan Presiden Barack Obama dalam melakukan perang terhadap kelompok ISIS yang menguasai sebagian besar wilayah di Irak dan Suriah.
“Aksi serangan udara ke Suriah tidak akan berakhir cepat. Menurut saya, serangan ini akan berlangsung lama dan bisa tahunan,” kata Letjen William Mayvile, Direktur Operasi di Pentagon.
Sebelumnya, Obama juga sudah menyatakan kepada negara-negara Arab yang menjadi sekutunya bahwa perang melawabn ISIS tidak akan berlangsung dengan cepat dan mudah.
Serangan udara yang dilakukan Amerika ke Suriah mempunyai dua target yaitu kelompok teroris Khorasan yang merupakan afliliasi dari Al Qaeda. Kelompok itu diyakini akan melakukan aksi teror ke Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Target kedua adalah kelompok negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang menguasai sebagian besar wilayah di Suriah dan Irak. Kelompok ini ingin menguasai sebagian besar negara di Timur Tengah. ISIS sudah memenggal kepala dua jurnalis Amerika. (USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman
-
Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini
-
Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar
-
Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas
-
Benarkah Naik Transportasi Umum Bisa Efektif Kurangi Emisi?
-
Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali
-
Arus Mudik Naik dan Kecelakaan Turun 16 Persen, Pemerintah Minta Pemudik Balik Lebih Awal
-
Rekaman Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS Tersebar, Kebohongan Militer Washington Mulai Terbongkar?