Suara.com - Tega betul pasangan Silvia Strnadova (26) dan suaminya Miroslav (30) asal Slovakia ini. Alih-alih memberi bayinya yang baru berumur lima bulan dengan susu, mereka malah mencekokinya dengan narkoba jenis metadon berbentuk kristal.
Pasangan muda yang memang diketahui sebagai ‘stoners’ alias pengguna narkoba itu rupanya sama sama tak tahan mendengar suara tangisan sang bayi mungil itu. Untuk membuatnya diam mereka memberi metadon dengan tujuan supaya bayi itu lebih tenang.
Bukannya tenang, sang bayi malah didiagnosis mengalami kerusakan otak.
Mereka panik karena melihat kondisi bayinya setelah diberi metadon dan langsung memboyongnya ke rumah sakit. Tapi semua sudah terlambat dan buah hati mereka langsung menemui ajal.
“Mereka datang ke ruang tunggu membawa bayinya yang sudah tak sadarkan diri dan memaksa dokter memeriksanya,” cerita juru bicara rumah sakit setempat di Priedvidza.
Tapi setelah dokter datang memeriksa bayi itu, barulah ketahuan kalau si bayi diduga dicekoki obat-obatan dengan dosis tinggi.
“Otak bayi itu rusak dan secara klinis, dia sudah mati,” terang dokter Anna Moracikova yang ikut memeriksa bayi malang tersebut.
Para tetangga kedua orang tua gila itu terkejut dengan berita itu. Mereka sebetulnya sudah mengetahui kalau keduanya memang pemabuk berat.
“Mereka seharusnya tidak diizinkan mengasuh bayi malang itu,” seru Jana, salah seroang petugas sosial setempat.
Kini keduanya ditahan polisi. Juru Bicara Kepolisian setempat menyatakan kalau keduanya telah mengakui mencekoki bayi mereka dengan narkoba dan masih akan melakukan investigasi lanjutan. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga
-
Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!
-
Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi