Suara.com - Juru parkir yang ada di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat rencananya akan digaji dua kali UMK DKI Jakarta, yakni sekitar Rp4 juta setelah diajak gabung pemerintah setempat dalam program "parkir meter" yang akan diberlakukan.
"Mereka tidak usah bingung dengan adanya penerapan program ini sebab sudah kita ajak gabung, dan kita gaji dua kali UMK," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Perpakiran Dinas Perhubungan, DKI Jakarta, Sunardi Sinaga, Kamis, (25/9/2014).
Ia mengatakan, juru parkir yang diajak gabung adalah yang sudah lama bekerja di lokasi itu, sehingga mereka tidak merasa kehilangan pekerjaan dengan penerapan program parkir meter.
Rencananya, para juru parkir juga akan diturunkan dalam sosialisasi penerapan awal program parkir meter bersama 30 orang gabungan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, keikutsertaan juru parkir akan difokuskan pada pelaksanaan program di lapangan, dibantu beberapa pertugas dinas perhubungan, sehingga bersama-sama mensukseskan program parkir meter.
Sebelumnya, sejumlah juru parkir di Jalan Sabang merasa bingung dengan diberlakukannya program parkir meter, sebab mereka akan kehilangan pekerjaan ketika program ini dijalankan.
Salah satu juru parkir, Edi mengaku sempat bingung karena Pemprov DKI Jakarta melakukan pembongkaran pendestrian jalan untuk memasang alat parkir meter dalam penerapan program itu.
Sementara itu, rencananya Pemprov DKI Jakarta akan memasang 11 unit alat parkir meter buatan Swedia dengan tinggi sekitar 1,6 meter di Jalan Sabang, Kamis sore.
Sistem kerja alat itu menggunakan tenaga surya atau matahari dengan tarif parkir yang akan diberlakukan untuk roda empat Rp5 ribu/jam dan roda dua Rp2 ribu/jam. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan
-
Skandal Suap CPO: Hakim Sebut Syafei Hanya Perantara, Pemilik Korporasi Besar Masih Bebas?
-
Praperadilan Paulus Tannos dalam Kasus E-KTP Ditolak Hakim, Ini Alasannya
-
75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga
-
Selain Mantan Presiden dan Mantan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol ke Istana
-
Terbukti Siapkan Rp20 Miliar untuk Suap Hakim, Eks Petinggi Wilmar Divonis 6 Tahun Penjara