Suara.com - Pimpinan TNI menyiapkan satu pesawat untuk mengevakuasi jenazah Pratu Abraham, anggota Yonif 751 yang tewas ditembak oleh kelompok sipil bersenjata di Ilaga, Kamis (25/9/2014).
"Saat ini kami sudah menyiapkan pesawat 'Enggang Air' untuk mengevakuasi, namun masih terkendala oleh kondisi cuaca," kata Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 751 Mayor (Inf) Al Amin Sarmono di Jayapura, Jumat (26/9/2014).
Dia mengatakan bahwa evakuasi terhadap korban itu memang sangat bergantung pada kondisi cuaca di daerah itu.
"Mudah-mudahan cuaca segera membaik dan evakuasi jenazah dapat segera kami lakukan dengan baik," kata perwira menengah dengan satu melati di pundak itu.
Menurut dia, jika berhasil dievakuasi, setibanya di Sentani, Jayapura, jenazah korban akan disemayamkan di Markas Komando Yonif 751 di Kemiri dan keesokkan harinya, Sabtu (27/9/2014) akan dikirim ke Manokwari, Papua.
Jenasah Pratu Abraham akan dimakamkan di Manokwari sesuai dengan permintaan pihaknya keluarga, kata Danyon 751 Mayor Inf Al Mukmin Sarmono.
Pratu Abraham ditembak oleh kelompok bersenjata saat bersama rekan-rekannya sedang melaksanakan patroli pengamanan pelantikan kepala distrik di Ilaga, Ibuk Kta Kabupaten Puncak.
Korban diduga ditembak oleh kelompok bersenjata saya militer Murib yang sering beraksi di sekitar Ilaga, pedalaman Papua. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK