Suara.com - Shinichiro Imanishi (37 tahun) harus berurusan dengan polisi Jepang atas tindaka brutalnya di sebuah rumah makan. Warga negara Jepang diyakini telah membunuh HIsao Kitajima, seorang laki-laki berusia 49 tahun.
Insiden itu terjadi ketika Hisao Kitajama menarik kursi yang tengah digunakan oleh Imanishi untuk mengistirahatkan kedua kakinya. Tidak terima dengan tindakan tersebut, Imanishi langsung memukul Kitajima.
Setelah memukul Kitajima dengan membabi buta, Imanishi kembali duduk di mejanya dan meneruskan makan malamnya. Padahal, Kitajima tengah sekarat akibat dihujam pukulan yang bertubi-tubi tersebut.
Imanishi yang mempunyai berat 120 kg sama sekali tidak membantu Kitajima yang tengah sekarat itu. Lelaki malang itu akhirnya meninggal dua hari kemudian akibat luka parah yang dideritanya.
Imanishi langsung ditahan polisi tidak lama setelah kejadian itu. Ketika ditanya kenapa dia tetap melanjutkan makannya setelah memukul Kitajima, Imanishi mengatakan,” Saya akan masuk penjara jadi ini akan menjadi makan malam terakhir saya.” (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Viral Video Guru dan Siswi Berkelahi Saling Jambak Kerudung di Kelas, Sungguhan atau Belajar Akting?
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
7 Arti Mimpi Berkelahi, Bisa Jadi Pertanda Buruk atau Rezeki
-
Viral 2 Anggota DPRD Medan Nyaris Baku Hantam di Toilet Gedung Dewan
-
Polisi Pastikan Perkelahian Siswa di Tebet Bukan Bullying Tapi Satu Lawan Satu, Lima Saksi Diperiksa
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat