Suara.com - Atlet renang legendaris Amerika Serikat, Michael Phelps ditahan polisi karena mengendarai mobil dengan kecepatan yang melebihi batas. Selain itu, Phelps juga diketahui berada dalam pengaruh alkohol ketika tengah membawa mobil.
Phelps adalah atlet paling sukses di sepanjang sejarah Olimpiade dengan torehan 18 medali emas dari total 22 medali yang diraihnya. Dia juga masih akan tampil pada Olimpiade 2016 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil.
Phelps (29 tahun) diberhentikan polisi pada Selasa (30/9/2014) setelah mobil Land Rover yang dikendarainya melaju dengan kecepatan 135 km per jam di Terowongan Fort McHenry, Maryland. Batas maksimum kecepatan di area itu adalah 72,5 km per jam.
“Dia tidak bisa melakukan sejumlah tes kesadaran yang dilakukan oleh polisi,” demikian keterangan tertulis dari polisi setempat.
Phelps didakwa telah mengendarai mobil di bawah pengaruh alkohol dan ngebut. Phelps mengaku bersalah dalam kejadian itu.
“Saya paham dengan tindakan yang telah saya lakukan dan saya bertanggung jawab penuh,” katanya kepada 1,6 juta pengikutnya di Twitter.
“Saya tahu ucapan saya ini tidak akan berarti apa-apa tetapi saya minta maaf kepada semua orang yang telah saya kecewakan,” ujarnya.
Phelps memutuskan pensiun dari kolam renang usai Olimpiade 2012. Namun, awal tahun ini Phelps kembali aktif lagi dan dia berhasil meraih medali emas di Pan Pacific Championship di Australia, bulan lalu. (USAToday/AFP)
Tag
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat