Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai gubernur dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta yang digelar di Gedung DPRD setempat, Kamis (2/10/2014) siang.
"Iya habis ini saya ke Gedung DPRD DKI Jakarta untuk menyampaikan surat pengunduran diri," kata Jokowi, saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
Sesuai agenda, rapat paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta akan membahas dan mendengarkan penyampaian pidato Gubernur DKI Jakarta mengenai permohonan pengunduran diri dan berhenti sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta.
Setelah surat permohonan pengunduran diri dibacakan, secara otomatis Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan naik menjadi Gubernur.
Namun untuk sementara masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, hingga menunggu surat pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal itu sesuai aturan dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
Sementara itu di DPRD DKI Jakarta terdapat sembilan fraksi, dan enam di antaranya menjadi motor digelarnya rapat paripurna, yakni PDI Perjuangan, Hanura, Demokrat, PAN, Nasdem, dan PKB.
Dalam rapat itu, Jokowi akan diminta membacakan sendiri permohonan pengunduran dirinya.
Penyampaian surat pengunduran diri Jokowi sebagai gubernur karena dirinya terpilih menjadi presiden periode 2014-2019 yang berpasangan dengan Jusuf Kalla, dan akan menjalani pelantikan Presiden RI pada 20 Oktober 2014. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku