Suara.com - Sebuah video terbaru aksi pemenggalan sandera oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali beredar di internet.
Kali ini korbannya adalah Alan Henning (47), warga Inggris yang bekerja sebagai pekerja sosial di Timur Tengah.
Henning meninggalkan pekerjaannya sebagai sopir taksi dan pergi ke Suriah bersama seorang rekannya dengan tujuan membantu mereka yang membutuhkan di tengah konflik di negeri itu.
Ia ditangkap bulan Desember 2013 saat sedang berada dalam ambulans berisi makanan dan minuman yang akan diberikan kepada pengungsi.
Dalam video terbaru yang sempat diposting di Youtube, algojo ISIS sempat menunjukkan dan mengacungkan pisau sebelum memenggal Henning, tak jauh berbeda dengan tiga aksi pemenggalan sebelumnya,
Sebelum dipenggal Henning sempat menyesalkan keputusan pemerintah ikut membantu Amerika memerangi ISIS.
“Saya Alan Henning. Karena kebijakan parlemen kita menyerang anggota ISIS, saya sebagai warga negara Inggris sekarang harus membayar atas keputusan mereka,” kata Henning sebelum dieksekusi algojo ISIS.
Henning menjadi korban ke empat setelah sebelumnya algojo ISIS sudah lebih dulu mengeksekusi James Foley, Steven Sotloff dan David Hanines. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar