Suara.com - Amerika Serikat (AS) kehilangan prajurit pertamanya dalam perang melawan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Prajurit dari kesatuan Marinir AS itu hilang setelah melontarkan diri dari dalam pesawat MV-22 Osprey yang terbang di atas Teluk Persia.
Sang Marinir bersama sejumlah kru pesawat lainnya terjun ketika pesawat itu kehilangan tenaga dan terancam jatuh. Pesawat itu baru saja lepas landas dari atas kapal perang USS Makin Island.
Namun, ketika si Marinir dan kru lainnya terjun, pilot pesawat berhasil mengendalikan MV-22 Osprey itu dan mendaratkan pesawatnya dengan selamat di atas kapal USS Makin Island. Tim penyelamat diterjunkan ke lokasi jatuhnya si Marinir dan para kru. Sayang, tim gagal menemukan Marinir tersebut.
"Angkatan Laut AS, Korps Marinir, dan personel Penjaga Pantai telah melakukan pencarian di wilayah tersebut menggunakan segala aset yang ada, dan dilanjutkan hingga malam dan hari selanjutnya," sebut AL AS lewat sebuah pernyataan.
AL AS menolak mengungkap nama sang Marinir sebelum memberitahukan berita tersebut kepada keluarganya. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa AL AS dan Korps Marinir akan menyelidiki penyebab terjadinya insiden itu.
Saat kecelakaan terjadi, pesawat MV-22 Osprey sedang dalam misi mengantar personel Marinir ke Irak untuk mendukung operasi militer memerangi ISIS di negara tersebut. (Telegraph)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi